Kasus Penghinaan Terhadap Bupati Sigi Dilimpahkan ke Kejari Donggala

Berkas perkara penghinaan atau pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh perempuan inisial HH terhadap Bupati Sigi, Mohamad Irwan Lapatta, melalui media sosial Facebook telah dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Negeri Donggala.

Kasus pencemaran nama baik ini bermula dari laporan Polisi Nomor : LP / 409 / XII / 2018/ Sulteng / Res Sigi, tanggal 03 Desember 2018 dan surat pengaduan dari Mohammad Irwan tertanggal 3 Desember 2018. Dalam laporan tersebut, Mohammad Irwan merasa keberatan atas pencemaran nama baik yang dilakukan oleh inisial HH melalui akun media sosial Facebook tertanggal postingan Minggu 2 Desember 2018 lalu.

Berdasar laporan tersebut, Polres Sigi melalui Sat Reskrim berkoordinasi dengan penyidik Polda Sulteng dengan menghadirkan 3 orang saksi. Mereka itu adalah ahli ITE, ahli Bahasa dan ahli Pidana. Ketiganya telah berhasil meramu berkas perkaranya dan kini telah dinyatakan lengkap melalui surat P21 dari Kejaksaan Negeri Donggala. Selanjutnya, Polres Sigi menyerahkan berkas perkara tahap dua berupa penyerahan berkas, barang bukti berikut tersangkanya ke Kejaksaan Negeri Donggala, Kamis (21/3).

“Berkas perkara tersangka sdri HH sudah dinyatakan lengkap, selanjutnya kami melimpahkan berkas perkara dan tersangka ke Kejaksaan sebagai wujud proses hukum pelimpahan tahap kedua,” kata Kapolres Sigi, AKBP Wawan Sumantri, melalui Kasat Reskrim IPTU Sudigdo Mamboro.
Ia menjelaskan, atas perbuatan tersebut, tersangka inisial HH dijerat pasal 27 ayat 3 Jo pasal 45 Ayat ( 3 ) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan acaman hukuman 4 tahun penjara.
Penulis: Abidin