Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Menyampaikan Perubahan Nilai Kerugian Keuangan Negara dari Awal Temuan sebesar Rp78 Triliun dan saat ini Total Kerugian Keuangan dan Perekonomian Negara Kurang lebih Sejumlah Rp104,1 Triliun.

#Repost @kejaksaan.ri with @let.repost
• • • • • •
Selasa 30 Agustus 2022 sekitar pukul 11:00 WIB bertempat di Press Room Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Dr. Febrie Adriansyah didampingi Kepala Pusat Penerangan Hukum Ketut Sumedana, bersama dengan Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Agustina Arumsari menyampaikan perkembangan perkara PT Duta Palma Group serta Laporan Hasil Pemeriksaan BPKP terkait kerugian keuangan Negara dan perekonomian Negara.

Pada saat Konferensi pers dilakukan penyerahan uang hasil penyitaan barang bukti dalam perkara PT Duta Palma Group atas nama Tersangka SD secara simbolis dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Dr. Febrie Adriansyah kepada perwakilan Bank Mandiri sebesar Rp5.123.189.064.978; USD11.400.813,57; SGD646,04.

JAM-Pidsus menyampaikan ada perubahan nilai dari awal Penyidik menemukan kerugian sebesar Rp78 Triliun , dan ini harus dipahami bahwa sekarang Kejaksaan tidak lagi menggunakan instrumen kerugian Negara tetapi sudah mencoba membuktikan kerugian perekonomian Negara karena cakupannya lebih luas sehingga nilainya cukup besar.

#KejaksaanRI #JaksaAgung #JaksaProfesional #TindakPidanaKhusus #Pidana #banggamelayanibangsa #trapsilaadhyaksa #KejaksaanHumanis #antikorupsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *